Header Ads

Percayalah, Masih Ada 'Fergi Time'

Angkringan.xyz - Saya suka nonton pertandingan sepak bola. Kalau disuruh main sepak bola, saya tidak suka karena tidak bisa bermain sepak bola. Dan saya tidak suka taruhan sepak bola. Jadi pokoknya saya cuma suka nonton saja. Alasan mengapa saya suka nonton sepak bola karena saya melihat begitu banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan sepak bola. Saat ini saya ingin membahas tentang Fergie Time. Apa itu Fergie Time?

keajaiban-fergie-time

Fergie Time

Saya pernah menonton pertandingan antara Manchester United vs Liverpool di televisi. Jangan bayangkan saya yang bakul kucingan menonton sepak bola di Old Trafford ya. Jelas saya menonton pertandingan itu di televisi dan mendengarkan sebuah komentar bahasa Inggris pada sepuluh menit terakhir, "It's Fergie time".

Saat saya mendengar ungkapan tersebut, pertandingan sedang berjalan dengan posisi skor Manchester United tertinggal 0-1 dari Liverpool. Spontan saya teringat dengan kisah keberhasilan Manchester United memenangkan trofi Liga Champion tahun 1999 setelah mengalahkan Bayern Muenchen dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan MU dicetak pada masa injury time oleh Teddy Sheringham dan Olegunnar Solskjaer. Yang saat itu MU dilatih oleh pelatih legendaris Sir Alex Ferguson atau akrab disapa Fergie.

Dan seolah berharap kejadian tahun 1999 tersebut terulang kembali, Ibrahimovic mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit 80-an.

Wow!

Meskipun pertandingan MU vs Liverpool berakhir imbang 1-1, tapi saat itu sangat terkesan dengan ungkapan Fergie Time yang saya dengar dari komentator.

Miracle and Fergie Time

Keajaiban atau mukjizat seringkali menjadi sebuah harapan yang sangat kita inginkan terwujud dalam kehidupan kita.

Dalam hal ini, Fergie Time saya ibaratkan sebagai sebuah keajaiban yang saya harapkan akan terjadi disaat saya mengalami suatu masalah berat, suatu masalah yang buntu seakan tidak ada jalan keluar.

Saya pernah dengar juga dari seorang pendeta, bahwa mukjizat juga membutuhkan proses.

Kala itu saya masih SMP saat mendengar kata-kata dari pendeta tentang mukjizat, dan saya belum mengerti tentang apa maksud dari kata-kata tersebut. Sebelum akhirnya saya mengerti sendiri setelah menjalani kehidupan saya sendiri dan mengalami banyak hal dalam hidup saya.

Apa maksudnya mukjizat juga membutuhkan proses?

Dulu saya mengira bahwa yang namanya mukjizat itu adalah sebuah peristiwa yang terjadi tiba-tiba didepan mata kita dan langsung kita alami saat itu juga sesuai dengan keinginan dan harapan kita.

Seperti sulap?

Mukjizat bukanlah sulap.

Sekarang saya mengerti mengapa mukjizat juga membutuhkan proses.

Dalam cerita pertandingan sepak bola tadi, ada istilah Fergie Time. Berarti ada harapan pada masa mendekati akhir pertandingan akan terjadi keajaiban tim sepak bola yang tertinggal akan mampu menyamakan kedudukan bahkan memenangkan sebuah pertandingan.

Proses

Apakah mungkin gol terjadi tanpa sebuah usaha dari pemainnya untuk berusaha mencetak gol?
Apakah mungkin gol penyama kedudukan terjadi hanya dengan cara diam saja di lapangan?
Apakah mungkin gol kemenangan terjadi tanpa sebuah doa dan harapan?

Iya, inilah proses yang harus dilakukan untuk mendapatkan sebuah mukjizat. Ada usaha dan doa yang harus dikerjakan.

Ora et Labora

Seperti pepatah kuno Ora et Labora yang artinya Berdoa dan Bekerja.

Berdoa saja, apakah mungkin terjadi sesuatu?
Bekerja saja, apakah akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa?

Didalam sebuah masa Fergie Time, tetap dibutuhkan doa dan usaha. Bahkan doa saja dan usaha saja tidaklah cukup, tetapi benar-benar dibutuhkan doa yang keras dan usaha yang keras.

Masa lalu, kini dan nanti

Saya menyadari saya adalah termasuk orang yang gagal dalam menjalani hidup selama ini. Di usia saya yang sudah di pertengahan tiga puluhan, saya termasuk orang yang gagal mencapai kesuksesan.

Namun saya percaya, di sisa hidup saya masih ada kesempatan tak terbatas yang disediakan Tuhan untuk meraih kesuksesan.

Bukan dengan kekuatan saya sendiri melainkan juga atas pertolongan Tuhan yang memberikan kekuatan untuk menggapainya.

Fergie Time masih ada..

Kesempatan demi kesempatan masih ada..

Peluang dan harapan untuk mewujudkan masih ada..

Tinggal bagaimana kita menyerahkan segala sesuatu kepada Tuhan yang memiliki hidup kita.

Semoga tulisan saya ini memberikan semangat dan motivasi lebih bagi anda yang membaca. Tulisan ini bukan untuk menggurui anda, yang pasti tulisan ini adalah cermin bagi saya sendiri dalam usaha mencapai keberhasilan. Dan tulisan ini menjadi pengingat saya untuk terus maju menjalani kehidupan yang tersisa.

[image]

No comments:

Powered by Blogger.