Header Ads

Apa Saja 10 Kebohongan Anies-Sandi?

Angkringan.xyz - Kurang dari seminggu agenda pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2017, ditemukan brosur kampanye hitam di sebuah rumah kontrakan Kebon Jeruk, Jakarta. Brosur yang ditemukan tersebut ditengarai memojokkan salah satu paslon Gubernur DKI, yaitu Anie-Sandi. 

brosur-kebohongan-anies-sandi

Berita ini saya dapat dari situs berita online Tempo dot co.

Nggak main-main, dua truk brosur ditemukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat pada hari Minggu 12 Februari 2017.

Berawal dari aduan warga Duri Kepa bahwa terdapat selebaran kampanye hitam yang secara khusus menyerang pasangan calon nomor urut tiga yaitu Anies-Sandi

Telusur punya telusur, Panwaslu akhirnya berhasil menemukan sebuah rumah kontrakan di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang dijadikan tempat penyimpanan brosur kampanye hitam tersebut.

Ternyata brosur itu berisi 10 Kebohongan Anies-Sandi.

Entahlah apa saja isinya 10 kebohongan tersebut, apakah benar Anies-Sandi berbohong seperti yang ada pada brosur tersebut?

Atau benarkah hanya sepuluh saja, mungkin lebih?

Atau mungkin nggak sebanyak itu kebohongan Anies-Sandi?

Atau bisa jadi sama sekali Anies-Sandi tidak pernah berbohong.

Saya kira kok itu hanya sebuah strategi kampanye model lawas menjelang hari pencoblosan. Lantas siapakah yang mendanai dan memproduksi brosur kampanye tersebut?

Yang jelas ini adalah sebuah rangkaian proses produksi yang tidak mudah.

Pertama, pembuat brosur tersebut harus mengumpulkan 10 poin 'kebohongan' yang dilakukan oleh Anies-Sandi. Ini bukanlah hal mudah. Karena kemungkinan harus mencari data dan atau mengarang dan memanipulasi data kebohongan tersebut.

Selanjutnya adalah butuh dana yang lumayan besar karena ditemukan dua truk brosur, saudara-saudara. Siapa yang mendanainya, perseorangan kah atau mungkin kelompok tertentu yang berkepentingan untuk menjatuhkan paslon tersebut.

Tak hanya itu, perlu adanya kerja sama dengan percetakan atau warung foto kopi yang satu misi untuk menjatuhkan Anies-Sandi.

Risiko yang harus ditanggung juga amat besar, karena kampanye hitam seperti ini dapat dipidanakan oleh korban kampanye hitam tersebut. Ini kalau ketahuan sih siapa pelakunya.

Yang bikin repot adalah efek dari berita ini, tanpa diketahui apa isi 10 Kebohongan Anies-Sandi yang sesungguhnya saja, sudah merupakan sebuah kampanye tersendiri. Terserah mau diistilahkan kampanye model apa.

Para pendukung Anies-Sandi tentu tidak akan terima dengan adanya kampanye hitam seperti ini. Semoga semua tetap dapat menjaga emosi dan Pilkada tetap dapat berjalan dengan aman dan damai.

Orang akan cenderung penasaran, apa isi brosur tersebut. Anda penasaran nggak dengan isi brosur tersebut?

Saya sih nggak penasaran.

Nah menurut anda, benar nggak sih ada 10 Kebohongan Anies-Sandi?

Lantas apa saja isi dari 10 Kebohongan Anies-Sandi?

Jangan tanya saya..

Mungkin ada yang tahu?

[sumber]



No comments:

Powered by Blogger.